Ribuan Warga Semarang Meriahkan Kirab Patung dr. Tjipto Mangoenkoesoemo sebagai Bentuk Penghormatanl
Ribuan warga Semarang memadati jalanan kota untuk mengikuti kirab patung dr. Tjipto Mangoenkoesoemo sebelum pemasangannya di kompleks pemakaman pada Selasa, 4 Maret 2025. Kirab ini merupakan bentuk penghormatan terhadap sosok dr. Tjipto, yang dikenal sebagai pejuang di bidang kesehatan dan salah satu tokoh pergerakan nasional yang berjasa besar bagi Indonesia.
Kirab ini diawali dari alun-alun kota dan diiringi oleh berbagai komunitas, organisasi kepemudaan, serta unsur budaya lokal yang menampilkan pertunjukan seni tradisional. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya peserta yang mengikuti kirab hingga selesai, mencerminkan bagaimana warisan perjuangan dr. Tjipto masih dikenang dan dihargai hingga saat ini.
Patung dr. Tjipto ini secara simbolis diserahkan kepada perwakilan keluarganya melalui Pemerintah Kabupaten Semarang dan akan ditempatkan di kompleks pemakaman sebagai bentuk penghormatan serta edukasi bagi generasi muda mengenai perjuangan beliau dalam memperjuangkan kesehatan masyarakat dan kemerdekaan Indonesia.
Salah satu tokoh yang turut berperan dalam perhelatan ini adalah RA Nugroho Adi, yang selain aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan budaya, juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komite Ekonomi Kreatif (KEK) Kabupaten Semarang. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa acara seperti kirab ini tidak hanya menjadi ajang penghormatan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkenalkan kekayaan budaya serta peran ekonomi kreatif dalam pembangunan daerah.
Komite Ekonomi Kreatif Kabupaten Semarang: Penggerak 17 Subsektor Ekonomi Berbasis Kreativitas
RA Nugroho Adi, dalam kapasitasnya sebagai Wakil Ketua KEK Kabupaten Semarang, menjelaskan bahwa komite ini memiliki peran strategis dalam mendorong sektor ekonomi berbasis kreativitas di Kabupaten Semarang. KEK Kabupaten Semarang menaungi 17 subsektor ekonomi kreatif, yang mencakup kuliner, kriya, desain produk, fesyen, film, musik, seni pertunjukan, pengembangan permainan digital, penerbitan, fotografi, televisi dan radio, seni rupa, arsitektur, periklanan, animasi, serta riset dan pengembangan.
Menurut Nugroho, sektor ekonomi kreatif memiliki dampak yang luas terhadap kesejahteraan masyarakat. Melalui pemberdayaan subsektor ini, banyak pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) dapat berkembang, menciptakan lapangan kerja baru, serta meningkatkan daya saing daerah dalam perekonomian nasional. Ia juga menekankan bahwa keberadaan KEK sangat relevan dalam mendukung berbagai kegiatan budaya, seperti kirab patung dr. Tjipto, yang tidak hanya memiliki nilai sejarah, tetapi juga menggerakkan sektor ekonomi kreatif, misalnya melalui produksi suvenir, pertunjukan seni, hingga dokumentasi fotografi dan videografi.
“Ekonomi kreatif memiliki keterkaitan yang erat dengan budaya dan sejarah, sehingga kegiatan seperti ini dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat, baik secara ekonomi maupun dalam pelestarian warisan leluhur kita,” ujar Nugroho.
Masyarakat dan Pemerintah Berharap Patung dr. Tjipto Jadi Pengingat Perjuangan
Pemerintah Kabupaten Semarang berharap bahwa pemasangan patung dr. Tjipto Mangoenkoesoemo dapat menjadi pengingat bagi generasi muda tentang pentingnya dedikasi dan pengabdian kepada bangsa. Dengan adanya kirab ini, diharapkan nilai-nilai perjuangan dr. Tjipto dapat terus diwariskan dan menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus berkontribusi dalam pembangunan negeri.
Salah satu peserta kirab, Harjono (56), warga asli Semarang, mengaku bangga bisa turut serta dalam prosesi ini. “Dr. Tjipto adalah tokoh yang jasanya sangat besar bagi bangsa ini. Kirab ini menjadi pengingat bagi kita semua agar tidak melupakan sejarah dan tetap menghargai perjuangan beliau,” katanya.
Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi antara pemerintah, komunitas, serta sektor ekonomi kreatif, kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut di masa depan, tidak hanya sebagai penghormatan bagi para pahlawan bangsa, tetapi juga sebagai wadah pelestarian budaya dan pemberdayaan ekonomi kreatif di Kabupaten Semarang.





.jpeg)
Bercengkerama Bersama