• 21 Jan 2026
  • Dibaca 38x

Ratusan Pemancing Gelar Ikrar Sumpah Pemuda di Waduk Cengklik Boyolali


Boyolali, Jawa Tengah - Ratusan pemancing menggelar ikrar Sumpah Pemuda di pinggiran Waduk Cengklik, Kabupaten Boyolali, Selasa (28/10/2025). Kegiatan yang berlangsung unik ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda 2025.

Acara tersebut diinisiasi oleh Komunitas Resolusi Pemuda sebagai upaya memperkuat semangat persatuan dan nasionalisme di kalangan generasi muda, khususnya komunitas pemancing.

Ketua Komunitas Resolusi Pemuda, Anang Pamuji yang akrab disapa Panjer, mengatakan kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kembali nilai kebangsaan di tengah masyarakat. Ia menilai momentum Sumpah Pemuda penting untuk merekatkan persatuan setelah perbedaan pilihan politik pada Pemilu 2024.

“Ikrar Sumpah Pemuda ini kami lakukan di dalam air, mungkin belum pernah ada sebelumnya. Kami ingin menunjukkan bahwa pemancing bukan hanya hobi, tetapi juga berpikiran maju dan memiliki kecintaan terhadap negeri,” ujar Anang di sela kegiatan.

Menurut Anang, para peserta berasal dari berbagai wilayah di Soloraya, tidak hanya dari Boyolali. Ikrar sengaja dilakukan di dalam air untuk menciptakan momen yang berkesan sekaligus menggambarkan kekompakan komunitas pemancing.

Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini mencapai sekitar 350 orang. Usai mengucapkan ikrar, para pemancing melanjutkan aktivitas memancing dengan teknik nyobok, yakni memancing sambil masuk ke dalam air untuk mencari titik-titik yang banyak ikan.

Anang menjelaskan, Waduk Cengklik didominasi ikan nila yang hidup berkoloni, sehingga dianggap melambangkan nilai persatuan. Sebelum ikrar, para pemancing terlebih dahulu berkumpul di sisi barat waduk, kemudian berjalan bersama menuju lokasi utama kegiatan.

Selain ikrar Sumpah Pemuda di dalam air, rangkaian acara juga diisi dengan pengumpulan tanda tangan 1.000 pemancing, kegiatan memancing, melukis, serta hiburan musik dan penampilan penyanyi.

Ia menambahkan, konsep acara memadukan unsur seni dan alam. Memancing melambangkan elemen air, melukis merepresentasikan darat, seni suara menggambarkan udara, sementara semangat Sumpah Pemuda diibaratkan sebagai api yang menyatukan seluruh elemen tersebut.

Sementara itu, salah satu peserta asal Sukoharjo, Yogi (33), mengaku baru pertama kali mengikuti ikrar Sumpah Pemuda yang dilakukan di dalam air. Menurutnya, kegiatan tersebut terasa unik karena memadukan nilai kebangsaan dengan hobi memancing dan hiburan.

“Di momen Sumpah Pemuda ini, semoga para pemuda Indonesia yang hobi memancing juga ikut meramaikan kegiatan positif seperti ini,” ujarnya. ***

Bercengkerama Bersama