• 21 Jan 2026
  • Dibaca 38x

Karanganyar Meriahkan Pembukaan Solo Raya Great Sale 2025 dengan Kirab Budaya


Karanganyar, Jawa Tengah - Pemerintah Kabupaten Karanganyar ikut memeriahkan pembukaan Solo Raya Great Sale 2025 melalui penyelenggaraan kirab budaya, yang berlangsung pada Minggu malam (29/6/2025). Rangkaian kirab dimulai dari Rumah Dinas Bupati Karanganyar dan berakhir di Gedung Kebudayaan, lokasi yang sekaligus menjadi tempat pembukaan resmi acara di wilayah Karanganyar.

Kirab budaya tersebut diikuti oleh jajaran pejabat daerah, antara lain Bupati Karanganyar Rober Christanto, Wakil Bupati Adhe Eliana, Ketua DPRD Karanganyar Bagus Selo, Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah Sumanto, beserta seluruh anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Kepala OPD di Karanganyar. Acara ini menampilkan ragam seni dan budaya lokal, sekaligus mempromosikan potensi kreatif dan kultural Karanganyar.

Dalam sambutannya, Bupati Rober Christanto menekankan pentingnya Solo Raya Great Sale sebagai ajang kolaborasi ekonomi lintas daerah. Ia menyebutkan, dari total sekitar 2.000 tenant yang mengikuti program ini, 1.400 berasal dari Karanganyar, atau lebih dari separuh kontribusi keseluruhan. “Kami optimistis, melalui event ini, Karanganyar dapat mencapai target perputaran uang hingga Rp2 triliun selama program diskon massal yang berlangsung dari 1–31 Juli 2025,” ujar Bupati.

Sementara itu, Ketua Kadin Karanganyar Joko Sutrisno menilai kegiatan ini sebagai implementasi konsep agromentasi, yakni integrasi antara sektor pertanian dan ekonomi kreatif. Menurut Joko, program ini diharapkan dapat mendorong pelaku usaha di Solo Raya, khususnya Karanganyar, agar semakin kompetitif dan berkembang. Ia juga menyebutkan bahwa pendaftaran tenant masih dibuka menjelang puncak program, sementara pembukaan secara umum telah digelar pada pagi harinya di kawasan Car Free Day Solo, yang dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Tengah.

Dengan rangkaian kegiatan budaya dan ekonomi ini, Pemerintah Kabupaten Karanganyar menunjukkan komitmennya dalam membangun ekosistem perdagangan yang inklusif, sekaligus memperkuat posisi daerah sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah Solo Raya. ***

Bercengkerama Bersama